Senin, 25 Juli 2016

Antisipasi Bencana Dengan Data Logger

Antisipasi Bencana Dengan Data Logger


Data logger (perekam data) adalah suatu perangkat khusus yang mampu menyimpan data dalam jangka waktu tertentu.yang dihubungkan pada sensor khusus, alat ini dapat menyimpan data yang diinginkan dan dapat diambil tanpa terbatas jarak/lokasi.

Ada beberapa fungsi dari data logger yaitu sebagai  pemantauan cuaca, curah hujan, kadar kejernihan air, tingkat kejernihan air dan bahkan untuk pemantauan kebencanaan seperti prediksi tsunami, gempa, aktifitas vulkanis.

Pada Sistem pengiriman data dapat dilalui melalui 2 cara yaitu via SMS, dan akses web yang telah disediakan dan terhubung dengan data logger (komunikasi jarak jauh).
Salah satu keuntungan menggunakan data logger adalah kemampuannya secara otomatis mengumpulkan data setiap 24 jam. Pada saat sudah  diaktifkan  data logger  dapat digunakan dan ditinggalkan untuk mengukur dan merekam informasi selama periode pemantauan. Hal ini memungkinkan untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang kondisi lingkungan yang dipantau, contohnya seperti suhu udara dan kelembaban relatif.

Contoh 1. Perangkat Data logger
Perbedaan  dengan Sistem Data Akuisisi
Istilah logging data dan data akuisisi sering digunakan secara bergantian. Namun, dalam konteks sejarah mereka cukup berbeda. Sebuah data logger adalah sebuah sistem akuisisi data, tetapi sistem akuisisi data tidak selalu merupakan data logger.
Data logger biasanya memiliki sampel rates yang lebih lambat. Sebuah sample rate maksimum 1 Hz dapat dianggap sangat cepat untuk data logger, namun untuk sistem akuisisi data ini bisa dikatakan sangat lambat.

Data logger   merupakan suatu perangkat yang  dapatberdiri sendiri, sementara sistem data akuisisi harus tetap dihubungkan ke sebuah komputer untuk memperoleh data. Aspek berdiri sendiri dari data loggermembutuhkan memori yang berguna untuk menyimpan data yang akan diperoleh. Terkadang memori  sangat besar untuk menampung beberapa hari, atau bahkan berbulan-bulan, rekaman tanpa pengawasan. Memori ini mungkin ditunjang dengan baterai untuk akses RAM, flash memori atau EEPROM. Sebelumnya data yang dikumpulkan disimpan pada pita magnetik, pita kertas, atau langsung dapat dilihat seperti pada “strip chart recorder“.

Data logger biasanya dilengkapi dengan Real-Time Clock (RTC) didalamnya sehingga dapat ditampilkan waktu dan tanggal sampling untuk memastikan bahwa setiap data yang dicatat sesuai dengan tanggal dan waktu akuisisi.

Data logger bervariasi macamnya dari single-channel input sederhana hingga instrumen multi-channel yang kompleks. Biasanya, perangkat yang lebih sederhana fleksibilitas pemrogramannya juga kurang. Beberapa instrumen yang lebih canggih memungkinkan untuk perhitungan cross-channel dan alarm berdasarkan kondisi yang telah ditentukan. Data logger yang terbaru dapat melayani halaman web, yang memungkinkan banyak orang untuk memantau sistem jarak jauh.
Sifat tanpa pengawasan dari aplikasi data logger banyak menyiratkan kebutuhan dalam beberapa aplikasi untuk beroperasi menggunakan sumber listrik DC, seperti baterai. Tenaga surya dapat digunakan untuk melengkapi sumber-sumber daya. Hal ini membuat produsen harus dapat memastikan bahwa data logger yang dipasarkan sangat hemat daya dibandingkan dengan jika menggunakan komputer. Dalam banyak kasus data logger diharuskan untuk bekerja dalam kondisi lingkungan yang ekstrim dimana komputer tidak akan berfungsi sehandal itu.

Sifat tanpa pengawasan juga menyatakan bahwa data logger harus sangat dapat diandalkan. Karena data logger dapat beroperasi untuk waktu yang lama tanpa henti dengan sedikit atau tanpa pengawasan manusia, dan dapat dipasang di lokasi kasar atau terpencil, sangat penting bahwa selama data logger memiliki daya, alat tersebut tidak akan gagal untuk mengumpulkan data dalam situasi apapun.
Share:

Budayakan Tebang Tanam

Melakukan Tebang Tanam Dengan Tepat Waktu


Sekarang kondisi hutan di indonesia sudah semakin buruk dan bila di biarkan akan menimbulkan masalah yang sangat serius, apalagi dengan marakanya global warming dan penggunaan zat yang membuat atmosfer bumi semakin tipis dan tipis,dan akhirnya bolong . cahaya matahari tidak lagi mengalami pem filteran sehingga bumi semakin panas, dan membuat es yang berada di kutub mencair dan permukaan air laut mengalami penaikan. 


Bila di biarkan kita akan mengalami bencana yang luar biasa dahsyatnya, permukaan bumi lama kelamaan akan terendam air dan akhirnya daratan menjadi hilang, pada hakekatnya kita harus menjaga agar semua kondisi alam selalu seimbang, menjaga pohon agar tetap rimbun adalah jalan satu satunya agar semua masalah yang tadi dapat di selesaikan, pohon dapat menjadi tempat penyimpanan air serta menjadi penghasil oksigen yang baik untuk bumi dan kesehatan manusia. pohon juga merupakan solusi bagi penipisannya atmosfer oksigen yang dikeluarkan oleh pohon dapat menambal atmosfer yang sudah mulai tipis. 

Tapi sekarang banyak orang yang mengabaikan kelestarian pohon dan akhirnya merasa menyesal dikemudian hari. dunia dimasa depan mungkin akan sepenuhnya tertutup air dan begitu panas.

Sebelum terlambat ayo kita berusaha sebaik mungkin untuk menjaga bumi kita agar kembali hijau dan sejuk, kita bisakan untuk melakukan tebang tanam agar kelestarian hutan tetap terjaga dan bumi pun menjadi asri seperti dahulu, kita mulai budayakan untuk menebang pohon yang sudah layak di tebang, untuk mengetahui apakah pohon sudah layak untuk di tebang atau belum, dan menjaga kualitas kayu agar tetap baik dan sesuai standar, kita dapat menggunakan sebuah alat yang berfungsi untuk memberikan informasi tentang umur pohon, kekerasan kayu, serta kelayakan untuk di tebang, alat ini bernama Fakopp 3D 

Fakopp 3D dirancang untuk mengevaluasi pohon, kayu. Alat ini mampu mendeteksi lubang, pembusukan dan retakan pada pohon dengan teknik NDT. Fakopp 3D mengukur waktu transit gelombang stres antara transduser. Peralatan ini membantu
rimbawan untuk menentukan waktu yang optimal untuk menebang kayu. hal lain yang tak kalah pentingnya aplikasi FAKOPP dapat penentuan kekuatan sisa dari kayu tua dan evaluasi kekakuan kayu. Nama Fakopp adalah kombinasi dari dua Kata Hungaria: 'fa' dan 'Kopp', yang berarti 'pohon' dan 'mengetuk'.






Share:

Minggu, 24 Juli 2016

Ayo Selamatkan Lingkungan

Ayo Selamatkan Lingkungan Jaga Pohon Jaga Oksigen


Alat Uji Kualitas Pohon merupakan alat uji yang bisa mengukur baik buruknya kualitas udara, suhu maupun kelembaban.
Dengan Alat Uji Kualitas Pohon ini mampu didapatkan data kualitas lingkungan yang akurat sehingga aplikasi yang dinginkan dapat terlaksana.

Melalui Alat Uji Kualitas Pohon ini dapat diketahui informasi kondisi suatu lingkungan,  berupa data  pencemaran lingkungan yang  telah terjadi seberapa besar dan seberapa banyak sehingga pencegahan dapat dilakukan dengan terencana.

Perlunya penetapan kualitas lingkungan merupakan salah satu upaya baik bertujuan untuk memantau kondisi lingkungan dan perubahannya yang terjadi akibat suatu kegiatan baru.
Nilai kualitas ini berkaitan erat dengan kualitas limbah, Kualitas lingkungan, kualitas udara yang diukur dari berbagai komponen dan aspek yang ada dalam lingkungan tersebut, termasuk toleransinya.

nama alat uji tersebut yaitu Humidity meter, Humidity meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur Kadar Suhu dan kelembaban dalam sebuah objek tertentu. Selain fungsi dasar ini, ada beberapa jenis humidity meter, yang biasanya digunakan oleh para ahli pada bidang industri tertentu.
Alat ini dapat mengukur kelembaban, aliran udara, dan tingkat suhu suatu zat. Humidity Meter juga dapat menentukan apakah suatu zat layak untuk digunakan dalam suatu lingkungan tertentu atau kondisi perindustrian.
Biasanya ukuran alat ini kecil sesuai genggaman tangan, humidity meter ini dilengkapi dengan tampilan layar kristal cair (LCD = Liquid Crystal Display) untuk menunjukkan ukuran pembacaan. Jenis humidity ini biasanya digunakan untuk melakukan fungsi dasar. Humidity meter juga dapat digunakan untuk pengulkuran tingkat kelembaban (embun) yang besar.
bagaimanapun, yang digunakan dalam merencanakan proyek skala besar untuk memastikan bahwa bahan yang digunakan dapat melakukan penyesuaian sesuai dengan standar kelembaban.
Tergantung dari sejauh mana aplikasi perangkat ini digunakan, humidity meter dapat digunakan untuk inspeksi rumah sederhana atau dasar laboratorium dan penelitian percobaan.
Pengujian bahan dan analisa tingkat kelembaban juga dilakukan dengan menggunakan humidity meter. Informasi yang diberikan dalam penggunaan humidity meter ini dapat mengidentifikasi apakah material basah atau kering, sehingga dapat mengidentifikasi suatu material apakah material cocok untuk digunakan, atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Share: